Tanya Warga
Trending
Aspirasi Warga Pulau Terluar: "Kami Butuh Kapal Pengganti yang Lebih Besar untuk Bawa Hasil Laut ke Kota"
Dari gubuk kecil di tepi pantai Pulau Nipa, Kepulauan Riau, Pak Darwis (57) menatap laut lepas. Setiap minggu, ia dan nelayan lain harus antre menggunakan kapal kecil berkapasitas 20 orang untuk membawa ikan tangkapan mereka ke pasar di Batam. "Kalau cuaca buruk, kami terpaksa menunda jualan. Ikan bisa busuk, pendapatan hilang," keluhnya.
Dalam forum komunikasi teritorial yang diadakan TNI AL setempat, suara Pak Darwis dan puluhan warga lain akhirnya tersampaikan. Mereka membutuhkan kapal yang lebih besar dan aman, yang bisa beroperasi meski ombak sedang tinggi. Selain untuk mengangkut hasil laut, kapal itu juga penting untuk membawa kebutuhan pokok dan transportasi warga sakit yang perlu dirujuk.
"Ini adalah kebutuhan vital bagi kehidupan kami di pulau kecil," tambah Sari, ibu dua anak yang suaminya nelayan. Aspirasi ini telah dicatat dan akan dibawa ke pemerintah daerah. Meski hidup di ujung negeri, mereka berharap suara mereka didengar agar roda ekonomi dan kehidupan sehari-hari bisa berjalan lebih lancar.
aspirasi warga pulau terluar
kapal pengganti lebih besar
transportasi hasil laut
Terkait
- Topik: aspirasi warga pulau terluar, kapal pengganti lebih besar, transportasi hasil laut
- Tokoh: Pak Darwis, Sari
- Organisasi: TNI AL
- Tempat: Pulau Nipa, Kepulauan Riau, Batam
Artikel terkait
Warga Desa Tertinggal di NTT Tanya: Kapan Listrik dan Air Bersih Kami Teraliri dengan Baik?
18 Jun 2026
Aspirasi Warga Desa Terpencil: Minta Bantuan Perbaikan Jembatan Penghubung ke Pasar
18 Jun 2026
Warga Desa Terpencil NTT Bertanya: Kapan Program Listrik Surya dari TNI Bisa Dilanjutkan?
16 Jun 2026