Tanya Warga
Trending
Warga Desa di Perbukitan Sulawesi Ingin Ada Pos Kesehatan Keliling
Dari balik jendela rumah panggungnya, Pak Daeng (65) memandang jauh ke jalan setapak yang berliku menurun. Setiap kali sakit, dia atau keluarganya harus menempuh perjalanan tiga jam ke puskesmas terdekat. Kisah serupa dialami banyak warga di desa perbukitan Sulawesi ini. Dalam sebuah pertemuan dengan Babinsa, mereka menyampaikan kerinduan akan adanya pos kesehatan keliling yang bisa datang secara berkala.
"Kadang untuk sekedar periksa tensi atau obat batuk pilek, kami harus jalan jauh. Kalau ada yang sakit parah, harus diusung pakai tandu," keluh Pak Daeng kepada Babinsa yang mendengarkan dengan seksama. Aspirasi ini ditampung dan akan disampaikan kepada pihak berwenang. Warga berharap, dengan adanya mobil atau motor kesehatan keliling yang didukung TNI atau pemerintah daerah, akses layanan kesehatan bisa lebih dekat.
Mendengar keluhan ini, Babinsa setempat, Serka Hasan, berjanji akan menjadi jembatan aspirasi. "Kami akan usulkan dan bantu koordinasi. Kesehatan warga adalah prioritas," ujarnya meyakinkan. Suara dari desa terpencil ini adalah pengingat bahwa pembangunan harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga di wilayah yang sulit terjangkau.
kesehatan
pos kesehatan keliling
desa terpencil
Terkait
- Topik: kesehatan, pos kesehatan keliling, desa terpencil
- Tokoh: Pak Daeng, Serka Hasan
- Organisasi: TNI, pemerintah daerah, Babinsa
- Tempat: Sulawesi