Tanya Warga Trending

Warga Desa di Papua Keluhkan Jalan Rusak ke Bupati, TNI Bantu Perbaiki

Warga Desa di Papua Keluhkan Jalan Rusak ke Bupati, TNI Bantu Perbaiki

Warga Kampung Aib di Papua menyuarakan Aspirasi Warga soal Jalan Rusak yang menghambat hasil pertanian. TNI bersama Bupati Jayawijaya langsung bergerak cepat memperbaiki jalan sepanjang 2 kilometer secara gotong royong. Kini petani bisa mengangkut panen, harga komoditas naik, dan kebersamaan antara TNI dan rakyat semakin erat.

Di pelosok Kampung Aib, Kabupaten Jayawijaya, senyap pagi seringkali diisi deru napas pasrah. Namun, hari itu berbeda. Di bawah rindangnya pohon aren, puluhan warga duduk melingkar. Ada Pak Yosep, petani kopi dan sayur yang tangannya kasar karena bekerja, matanya berkaca-kaca saat angkat bicara. “Jalan desa becek dan berlubang, hasil pertanian kami tidak bisa keluar, harga jatuh drastis,” ujarnya dengan suara hampir putus asa. Itulah saat dimana Aspirasi Warga soal Jalan Rusak di Papua itu akhirnya menggema, bukan lagi sekadar bisik-bisik di warung kopi, melainkan dikumandangkan di forum ‘Tanya Warga’ yang digelar Kodim 1702/Jayawijaya bersama Pemerintah Kabupaten. Suara mereka didengar, dan yang lebih penting, ditindaklanjuti.

Saat Aspirasi Warga Diserap, TNI dan Bupati Tak Tinggal Diam

Tak seperti biasanya, keluhan warga tak berhenti sebagai catatan di buku agenda. Dansatgas TNI, Letkol Inf. Andi Pratama, langsung merespon. “Warga sudah bersuara, kini saatnya kami bertindak,” tegasnya dengan nada mantap. Dalam hitungan jam, alat berat mulai berbunyi, batu kali diangkut satu per satu, dan puluhan personel TNI dikerahkan ke lokasi. Bupati Jayawijaya pun turun tangan, memberikan dukungan penuh dan mengapresiasi kecepatan tanggap TNI yang langsung mengubah keluhan menjadi aksi nyata. Sinergi ini seperti jawaban atas doa warga yang selama ini terpendam. Bupati tak henti memuji, “Ini contoh nyata program kedekatan teritorial yang berhasil. Aspirasi Warga diserap, lalu TNI dan Bupati bergerak bersama.”

Gotong Royong di Tengah Lumpur, Harapan Baru untuk Petani

Hujan belum reda saat warga Kampung Aib bergotong royong bersama prajurit TNI. Lumpur masih menggenang, tapi semangat tak kunjung surut. Para ibu dengan kain jarit di pinggang, bapak-bapak dengan topi anyaman, bahu-membahu mengangkut batu. Alat berat meratakan jalan, suara canda dan tawa mulai terdengar kembali di antara warga yang sebelumnya lesu karena panen terhambat. Jalan sepanjang 2 kilometer yang tadinya becek dan berlubang kini mulai kokoh. Pak Yosep yang ikut memanggul batu tersenyum lebar, “Ini bukan cuma perbaikan jalan, tapi perbaikan harapan hidup kami.” Manfaatnya langsung terasa bagi kehidupan sehari-hari:

  • Petani bisa kembali mengangkut hasil panen – Kopi dan sayur Pak Yosep kini tak lagi membusuk di ladang, truk kecil sudah bisa melintas.
  • Harga komoditas naik – Dengan akses lancar, tengkulak datang langsung ke desa, harga sayur dan kopi kembali normal.
  • Mobilitas warga aman – Ibu-ibu tak perlu khawatir membawa anak ke pasar atau puskesmas, jalan sudah rata dan tidak licin.
  • Kedekatan TNI dan rakyat makin erat – Warga merasa didengar dan dibantu, bukan sebagai objek, tapi sebagai saudara setanah air.

Kini, pagi di Kampung Aib terasa berbeda. Debu jalanan yang dulu menyengat mulai berganti dengan derap langkah petani yang bersemangat. Truk-truk kecil berisi kopi dan sayur melaju pelan, tanpa khawatir terperosok di lubang. Ibu-ibu tak lagi mengeluh saat anaknya hendak berangkat sekolah. Semua itu berkat tangan-tangan hangat yang bergerak bersama — dari Aspirasi Warga yang disuarakan, hingga kerja nyata TNI dan Bupati. Di balik lumpur dan keringat, ada satu keyakinan yang tumbuh: selama kita bergandeng tangan, tak ada jalan rusak yang tak bisa diperbaiki, tak ada harapan yang padam di tanah Papua.

Perbaikan jalan desa keluhan warga TNI membantu gotong royong
Terkait
  • Topik: Perbaikan jalan desa, keluhan warga, TNI membantu, gotong royong
  • Tokoh: Yosep, Andi Pratama
  • Organisasi: Kodim 1702/Jayawijaya, Pemkab, TNI
  • Tempat: Kampung Aib, Kabupaten Jayawijaya, Papua

Artikel terkait