Tanya Warga Trending

Warga Desa Bukit Damai Rindu Program Pelatihan Kerja dari TNI

Warga Desa Bukit Damai Rindu Program Pelatihan Kerja dari TNI

Para pemuda Desa Bukit Damai menyampaikan kerinduan mereka akan program pelatihan kerja dari TNI, seperti menjahit dan pertukangan yang pernah ada setahun lalu. Melalui obrolan santai dengan Babinsa, mereka berharap pelatihan baru seperti servis handphone dan pertanian organik hadir untuk memperkuat kemandirian desa. Aspirasi ini menjadi modal berharga bagi TNI dalam merancang pembangunan teritorial yang benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga.

Di bawah rindangnya pohon trembesi di pinggir lapangan desa, terdengar celoteh hangat para pemuda Desa Bukit Damai saat bercengkerama dengan Babinsa setempat. Suasana santai itu ternyata menyimpan kerinduan yang dalam—bukan rindu pada hal-hal mewah, melainkan rindu pada Pelatihan Kerja yang dulu pernah diberikan oleh TNI. Mereka masih ingat betapa besar manfaat program menjahit dan pertukangan kayu yang diadakan setahun lalu. Kini, dengan semangat yang tak padam, para pemuda desa kembali menyuarakan Aspirasi Warga agar pelatihan serupa bisa hadir lagi, bahkan dengan tambahan Keterampilan baru seperti servis handphone atau pertanian organik.

Cerita Andi: Dari Pelatihan Elektro Jadi Andalan Tetangga

Salah satu pemuda, Andi, dengan mata berbinar bercerita, "Dulu saya ikut pelatihan dasar elektro, sekarang bisa benerin lampu dan kipas angin sendiri di rumah, malah kadang ditolongin tetangga." Kisahnya menjadi bukti nyata bahwa Pelatihan Kerja berbasis keterampilan praktis benar-benar mengubah kehidupan. Bukan cuma bikin hemat pengeluaran, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan. Pemuda Desa seperti Andi kini merasa lebih percaya diri karena punya bekal yang langsung bisa diterapkan sehari-hari.

  • Pelatihan menjahit—warga bisa bikin pakaian sendiri tanpa harus beli mahal
  • Pelatihan pertukangan—membantu memperbaiki perabot rumah tangga secara mandiri
  • Pelatihan elektro—menghemat biaya servis listrik dan elektronik
  • Keterampilan baru—servis handphone dan pertanian organik untuk masa depan lebih cerah

Babinsa Mendengar Langsung Suara Desa

Setiap untaian harapan para pemuda itu dicatat dengan saksama oleh Babinsa. Ia paham betul bahwa Pembangunan Desa sejati bukan hanya sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memberdayakan sumber daya manusianya—khususnya generasi muda. Melalui komunikasi dua arah yang hangat seperti ini, program Binter (Binter TNI) bisa dirancang lebih tepat sasaran. Aspirasi yang mengalir bukan lagi sebatas daftar keinginan, melainkan modal berharga untuk menciptakan desa yang mandiri dan berdaya saing.

Harapan yang disuarakan dengan tulus oleh para Pemuda Desa ini menjadi denyut nadi dari Pembangunan Desa yang berkelanjutan. Mereka tidak ingin sekadar diberi ikan, melainkan diajari cara memancing—dengan Keterampilan yang terus diperbarui sesuai kebutuhan zaman. Pelatihan kerja seperti ini bukan hanya mengisi waktu luang, tetapi juga membuka pintu kemandirian ekonomi.

Angin sore berdesir lembut di sela-sela pembicaraan, seolah ikut mengiyakan semangat gotong royong yang terjalin. Desa Bukit Damai bukan lagi sekadar titik di peta, melainkan rumah bagi para pemuda yang bermimpi, dan TNI hadir sebagai jembatan untuk mewujudkannya. Kebersamaan ini hangat, sederhana, namun berarti selamanya—karena pembangunan yang menyentuh hati adalah yang lahir dari suara warga sendiri.

pelatihan kerja pemberdayaan pemuda program TNI
Terkait
  • Topik: pelatihan kerja, pemberdayaan pemuda, program TNI
  • Tokoh: Andi
  • Organisasi: TNI
  • Tempat: Desa Bukit Damai

Artikel terkait