Pagi itu, Desa Wae Rebo di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tak seperti biasanya. Dari kejauhan, terlihat antrean warga mengular di balai desa. Mereka datang sejak subuh, membawa serta anak-anak dan orangtua yang sudah lanjut usia. Rumah adat khas Wae Rebo yang megah menjadi saksi kedatangan para prajurit TNI AU yang membawa misi istimewa: pengobatan gratis dan sunatan massal. Suara langkah kaki dan tawa anak-anak bercampur dengan alunan musik tradisional yang dimainkan warga. Suasana hangat dan penuh semangat gotong royong terasa begitu kental.
Misi Kemanusiaan dari Atap Negeri
Kegiatan ini digelar oleh Kesatuan Kesehatan Lanud El Tari di bawah pimpinan Komandan Lanud El Tari, Marsekal Pertama TNI Budi. Sejak pagi, tim dokter dan perawat sudah siap sedia melayani warga. Layanan yang diberikan sangat beragam, mulai dari pemeriksaan umum, gigi, hingga mata. Tak hanya itu, anak-anak juga mendapat imunisasi lengkap. Bagi warga desa yang biasanya harus menempuh perjalanan jauh ke kota untuk berobat, kehadiran prajurit TNI AU ini adalah berkah besar. Ibu Marlin, seorang ibu rumah tangga yang mengantarkan anaknya, mengaku sangat terbantu. “Biaya ke kota mahal, apalagi kalau harus periksa gigi. Ini gratis, kami senang sekali,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Berikut layanan kesehatan desa yang diberikan pada hari itu:
- Pemeriksaan kesehatan umum untuk segala usia
- Pengobatan gigi dan mata
- Imunisasi untuk anak-anak
- Sunatan massal bagi 80 anak dan remaja
- Pemeriksaan tekanan darah dan nyeri tulang pada lansia
Senyum Bersama di Bawah Atap Adat
Momen yang paling mengharukan adalah saat sesi sunatan massal. Sebanyak 80 anak dan remaja mengikuti kegiatan ini. Awalnya banyak anak yang ketakutan dan menangis. Namun, para prajurit dengan sabar membujuk, bercerita, dan menghibur mereka hingga akhirnya berani. Setelah selesai, senyum lega merekah di wajah mereka. Suasana semakin meriah dengan hiburan musik tradisional yang ditampilkan warga setempat. Bapak Marsel, seorang tokoh adat, mengatakan bahwa kegiatan ini mempererat hubungan antara TNI AU dan masyarakat Wae Rebo. Danlanud El Tari, Marsekal Pertama TNI Budi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AU terhadap kesehatan desa di daerah terpencil. “Kami ingin berada di tengah masyarakat, membantu saudara-saudara kami yang membutuhkan. Wae Rebo bukan sekadar destinasi wisata, tapi juga rumah kami,” tuturnya dengan penuh kehangatan.
Hari itu, bukan hanya kesehatan yang dibagikan, tapi juga kebersamaan dan harapan. Warga Wae Rebo pulang dengan hati penuh syukur. Anak-anak yang tadinya takut kini tertawa riang. Para lansia yang mengeluh nyeri tulang dan tekanan darah tinggi mendapat obat dan perhatian yang tulus. Di balik rumah adat yang megah, terukir kisah tentang gotong royong dan senyum yang tak lekang oleh waktu. Semoga kepedulian seperti ini terus bersemi di setiap pelosok negeri.