Kabar Desa Kita Trending

Tepian Sungai Kapuas yang Kini Terang: Satgas TMMD Pasang Penerangan Jalan di Desa Terpencil

Tepian Sungai Kapuas yang Kini Terang: Satgas TMMD Pasang Penerangan Jalan di Desa Terpencil

Di Desa Sungai Itik, pemasangan Penerangan Jalan oleh Satgas TMMD ke-129 mengubah malam yang gelap menjadi terang, membawa kebahagiaan dan rasa aman bagi warga desa terpencil. Program infrastruktur ini menjadi bukti gotong royong dan perhatian nyata TNI, sehingga anak-anak bisa belajar, ibu-ibu tenang beraktivitas, dan semua warga merasakan hangatnya kebersamaan.

Malam hari di Desa Sungai Itik, Kecamatan Kapuas Hulu, kini punya cerita baru. Dulu, begitu matahari tenggelam, kegelapan langsung menyelimuti jalan setapak menuju dermaga. Ibu-ibu yang hendak menjemput anak mengaji harus berjalan hati-hati, takut terpeleset atau bahkan jatuh ke sungai. Tapi sekarang, semua berubah. Cahaya hangat dari lampu Penerangan Jalan (PJU) yang baru dipasang Satgas TMMD ke-129 Kodim 1205/Sintang membuat malam terasa lebih bersahabat. Lampu-lampu itu bukan sekadar penerang, ia seperti penjaga yang setia menemani langkah warga.

Cahaya Penjaga di Tepian Sungai Kapuas

“Dulu kalau anak saya pulang mengaji, saya selalu khawatir. Jalannya gelap, licin, dan dekat sungai. Sekarang dengan adanya lampu ini, hati saya tenang,” ujar Ibu Siti, salah satu warga, sambil tersenyum melihat cahaya yang memancar dari tiang-tiang baru. Kegiatan malam warga pun menjadi lebih hidup; anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman, dan remaja bisa berdiskusi di balai desa tanpa rasa waswas. Penerangan Jalan ini benar-benar membawa Kebahagiaan tersendiri bagi warga Desa Terpencil ini. Kehadiran Infrastruktur sederhana ini ternyata mampu mengubah suasana malam yang tadinya mencekam menjadi hangat dan penuh semangat.

Gotong Royong Satgas dan Wujud Perhatian Nyata

Dansatgas TMMD, Lettu Inf Joko, mengatakan, pemasangan PJU adalah salah satu sasaran fisik yang sangat diharapkan warga. “Kami mendengar langsung keluhan mereka tentang kegelapan malam. Maka, kami prioritaskan. TMMD harus menyelesaikan masalah yang benar-benar dirasakan warga, sekecil apapun itu, karena itu yang langsung meningkatkan kualitas hidup mereka,” jelasnya. Program Infrastruktur seperti ini memang menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan masyarakat. Semua dilakukan dengan gotong royong, dari mengangkut tiang hingga memasang lampu, warga ikut bahu-membahu. Inilah semangat kebersamaan yang membuat program TMMD terasa istimewa.

  • Anak-anak bisa mengaji dan belajar di malam hari tanpa takut gelap.
  • Ibu-ibu lebih leluasa beraktivitas, seperti menjemput atau mengantar anak.
  • Remaja bisa berkumpul di balai desa untuk diskusi atau bermain dengan aman.
  • Jalan menuju dermaga yang sebelumnya licin dan gelap kini terang, mengurangi risiko kecelakaan.

Sebuah penerangan yang tidak hanya menerangi jalan, tetapi juga hati warga di tepian Sungai Kapuas. Program TMMD ini menjadi pengingat bahwa perhatian dan kebersamaan mampu mengubah kegelapan menjadi terang. Semoga semangat gotong royong ini terus menyala, dan desa-desa terpencil lainnya juga merasakan hangatnya cahaya yang sama. Di balik setiap lampu yang menyala, ada cerita kebersamaan yang tak ternilai. Mari kita jaga dan rawat apa yang sudah dibangun, agar Kebahagiaan ini terus bersinar untuk anak cucu kita.

TMMD penerangan jalan desa terpencil
Terkait
  • Topik: TMMD, penerangan jalan, desa terpencil
  • Tokoh: Ibu Siti, Lettu Inf Joko
  • Organisasi: Satgas TMMD ke-129, Kodim 1205/Sintang
  • Tempat: Desa Sungai Itik, Kecamatan Kapuas Hulu, Sungai Kapuas

Artikel terkait