Tanya Warga Trending

Tanya Warga: 'Pak Tentara, Kapan Jalan Rusak di Desa Kami Diperbaiki?'

Tanya Warga: 'Pak Tentara, Kapan Jalan Rusak di Desa Kami Diperbaiki?'

Di Desa Jatiluhur, Majalengka, aspirasi warga tentang jalan rusak yang menghambat pertanian dan pendidikan akhirnya direspons oleh TNI. Kodim setempat berjanji melakukan perbaikan darurat setelah melihat langsung kondisi kritis desa satelit ini. Kehadiran aparat teritorial menjadi oase harapan bagi Pak Rohman dan warga lainnya yang sudah bertahun-tahun menanti perubahan.

Hujan deras mengguyur Desa Jatiluhur, Kecamatan Jatitujuh, Majalengka, pagi itu. Namun suasana hati Pak Rohman, petani padi berusia 55 tahun, justru lebih mendung dari cuaca. Setiap kali air turun, jalan penghubung desanya ke pusat kecamatan berubah jadi kolam lumpur dan lubang-lubang menganga. "Motor saya tiap hujan masuk lubang, bawa hasil panen juga susah, Pak. Sudah bertahun-tahun begini," keluhnya sambil menggeleng. Suara Pak Rohman ini bukan sekadar keluhan biasa—ia adalah aspirasi warga yang sudah lama terpendam, dan kini mulai didengar. Desa Jatiluhur dikenal sebagai desa satelit bagi perekonomian warga sekitar, namun jalan rusak parah justru menjadi penghalang utama kemajuan.

Aspirasi Warga yang Lama Terpendam

Desa Jatiluhur, yang dikenal sebagai desa satelit bagi perekonomian warga sekitar, memang sangat bergantung pada akses jalan menuju pasar dan lahan pertanian. Namun, alih-alih mulus, aspalnya sudah hancur berkeping-keping. Setiap hari, puluhan petani, pedagang, dan anak sekolah harus merogoh kocek lebih untuk ongkos kendaraan karena harus memutar lewat jalur lain. Kepala desa setempat mengaku sudah bersurat ke Dinas Pekerjaan Umum berkali-kali, namun tak kunjung ada perbaikan. "Kami harap TNI bisa membantu, bukan hanya renovasi rumah ibadah, tapi juga infrastruktur vital seperti ini," tambah Pak Rohman. Berikut dampak langsung yang dirasakan warga:

  • Motor warga sering terperosok ke lubang saat hujan, menyebabkan kecelakaan kecil setiap musim penghujan.
  • Hasil panen padi dan sayuran terlambat sampai ke tengkulak, sehingga harga jual turun drastis.
  • Anak-anak sekolah harus berjalan kaki lebih jauh karena angkutan desa enggan melewati jalan rusak parah.

TNI Datang, Jawaban atas Harapan Warga

Tim Obrolin pun meneruskan keluhan ini ke Kodim 0616 Majalengka. Tak butuh waktu lama, Danramil setempat langsung turun tangan meninjau langsung titik-titik kritis di Desa Jatiluhur. "Kami lihat sendiri, ini memang darurat. Insya Allah minggu depan kita mulai perbaikan darurat dengan cor beton di titik paling kritis," ujarnya penuh semangat kepada warga yang berkumpul. Program Bakti TNI dan TMMD menjadi jalur usulan perbaikan jangka panjang, tapi yang terpenting saat ini adalah solusi cepat yang bisa langsung dirasakan warga. Pak Rohman dan tetangganya pun bersyukur. Air matanya nyaris tumpah saat mendengar janji perbaikan itu. "Kami percaya tentara selalu hadir di saat susah. Moga ini bukan janji kosong, tapi benar-benar diperbaiki," ucapnya lirih. Dalam senyumnya yang mulai merekah, tersimpan harapan besar bahwa aspirasi warga selama ini akhirnya didengar dan dijawab oleh kehadiran nyata TNI.

Malam itu, meski hujan masih setia membasahi Jatiluhur, hati Pak Rohman dan tetangganya mulai hangat. Mereka tahu, ada tangan-tangan kuat yang akan segera mengubah lubang-lubang di jalan menjadi jalur mulus. Di sinilah gotong royong dan kedekatan antara desa dan aparat teritorial tak sekadar jadi slogan—ia bergerak dalam setiap langkah perbaikan. Dan kami, tim Obrolin, akan terus mengawal, agar harapan yang sudah mulai bersemi ini tak layu sebelum waktunya.

perbaikan jalan desa pengaduan warga TNI
Terkait
  • Topik: perbaikan jalan desa, pengaduan warga, TNI
  • Tokoh: Rohman
  • Organisasi: TNI, Kodim 0616 Majalengka, Dinas PU
  • Tempat: Jatiluhur, Jatitujuh, Majalengka

Artikel terkait