Program & Bantuan Trending

Dandim Bersama Forkopimda Tinjau Persiapan Vaksinasi di Desa Terpencil

Dandim Bersama Forkopimda Tinjau Persiapan Vaksinasi di Desa Terpencil

Dandim 0732/Sleman bersama Forkopimda turun langsung ke Desa Terpencil di Turi untuk memastikan vaksinasi menjangkau semua warga, termasuk lansia yang ragu. Melalui pendekatan kekeluargaan, mereka berhasil meyakinkan Mbah Karto yang semula takut. Sinergi TNI, pemerintah, dan warga menjadi kunci untuk menjaga kesehatan masyarakat di pelosok.

Di lereng Gunung Merapi yang masih diselimuti kabut pagi, langkah kaki Letkol Inf Arif Rahman, Dandim 0732/Sleman, bersama jajaran Forkopimda terasa mantap menelusuri jalan setapak di Desa Terpencil, Kecamatan Turi. Bukan untuk acara seremonial, melainkan untuk memastikan setiap warga, terutama para lansia dan mereka yang tinggal di pedusunan, mendapatkan akses Vaksinasi yang layak. Suasana akrab langsung terasa saat rombongan tiba di balai desa—mereka memilih duduk lesehan beralas tikar, bercengkerama dengan perangkat desa, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat. “Kesehatan warga adalah prioritas. Kita harus pastikan semua, tanpa terkecuali, terutama di pelosok, mendapat perlindungan kesehatan,” ujar Dandim dengan nada penuh keyakinan, disambut anggukan hangat para sesepuh desa.

Blusukan ke Pelosok, Sapa Lansia dengan Hati

Kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Dandim dan rombongan menyusuri setiap sudut desa untuk meninjau langsung kesiapan posko Vaksinasi dan mendengar keluh kesah warga. Di salah satu rumah sederhana, mereka berhenti untuk menyapa Mbah Karto, seorang kakek berusia 78 tahun yang sempat ragu menerima vaksin. Dengan pendekatan lembut, Dandim menjelaskan manfaat Vaksinasi bagi perlindungan diri dan keluarga. “Kami di sini untuk mendampingi, bukan memaksa. Semua demi kebaikan bersama,” ujarnya. Pendekatan dari hati ke hati ini langsung mencairkan ketakutan Mbah Karto.

Di posko vaksinasi yang telah berdiri, tim medis dan Babinsa siap siaga. Berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk memastikan program Vaksinasi berjalan lancar di Desa Terpencil:

  • Mendata secara detail warga lansia dan penyandang disabilitas agar tidak terlewat.
  • Mengedukasi warga yang masih ragu dengan pendekatan kekeluargaan, door-to-door.
  • Babinsa aktif mendampingi kader kesehatan setiap hari, membantu mobilisasi warga ke posko.
  • Menyediakan transportasi bagi warga yang tinggal di lokasi sulit dijangkau.

Dengan strategi ini, Kesehatan Masyarakat di pelosok Turi diharapkan semakin terjaga. Tidak ada lagi warga yang merasa diabaikan.

Bukan Sekadar Vaksin, tapi Wujud Cinta Bangsa

Diskusi hangat di balai desa mengungkap berbagai tantangan: akses jalan yang terbatas, cuaca yang tak menentu, serta keraguan sebagian warga terhadap Vaksinasi. Namun, Dandim dan Forkopimda tak patah semangat. “Kita adalah satu keluarga besar. Kalau ada yang kesulitan, kita gotong royong,” tegas Letkol Arif. Para tokoh masyarakat pun ikut membantu meyakinkan warga dengan cerita nyata: setelah divaksin, mereka tetap sehat dan bisa beraktivitas seperti biasa. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga desa menjadi kunci.

Tak hanya vaksinasi, tim juga membagikan masker dan vitamin kepada warga. Semua dilakukan dengan senyum dan sapaan akrab, seolah tidak ada jarak antara pemimpin dan rakyatnya. Semangat kebersamaan ini terasa begitu hidup, mengingatkan pada nilai gotong royong yang sudah mengakar di desa-desa.

Menjelang sore, ketika rombongan berpamitan, Mbah Karto melambaikan tangan dari teras rumahnya. “Matur nuwun, Pak Dandim. Saya sekarang sudah yakin mau vaksin.” Senyum lebar menghiasi wajah sang komandan. Ia tahu, bukan hanya vaksin yang diberikan, tetapi juga rasa aman dan kepercayaan yang telah dipulihkan. Di desa terpencil ini, kehangatan dan harapan baru mulai tumbuh, menyatu dalam semangat kebersamaan yang tak akan pudar.

vaksinasi desa terpencil Forkopimda
Terkait
  • Topik: vaksinasi, desa terpencil, Forkopimda
  • Tokoh: Letkol Inf Arif Rahman
  • Organisasi: Dandim 0732/Sleman, Forkopimda, Babinsa
  • Tempat: Kecamatan Turi, Balai Desa

Artikel terkait