Cerita Kehangatan Trending

Babinsa Koramil 05/Banjarsari Bantu Warga Bangun Rumah Layak Huni

Babinsa Koramil 05/Banjarsari Bantu Warga Bangun Rumah Layak Huni

Babinsa Koramil 05/Banjarsari bersama puluhan warga bergotong royong merenovasi rumah Pak Karto, seorang petani lansia, yang mulai roboh. Dalam sepekkan mereka mengganti atap rumbia dengan seng, mendirikan dind ing bata, dan memperbaiki lantai. Program TNI Manunggal Membangun Desa ini bukan hanya menyediakan rumah layak huni tetapi juga menguattkan silaturahmi dan rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Di sebuah desa terpencil di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Cilacap, hiduplah Pak Karto — seorang petani lanjut usia yang setiap hari berjibaku dengan sawah dan kesepian di rumahnya yang rapuh. Rumah panggung kecil berdinding anyaman bambu dan papan lapuk itu hampir roboh diterpa angin setiap musim penghujan tiba. Pak Karto sudah pasrah, mengira tak ada yang peduli dengan nasibnya. Tapi cerita berubah ketika seragam loreng hijau mulai tampak di ujung jalan desa.

Gotong Royong Mengubah Kepasrahan Menjadi Harapan

Babinsa dari Koramil 05/Banjarsari tak tinggal diam. Dipimpin Serka Agus Purwanto, mereka turun langsung bersama puluhan warga setempat. Selama sepekan penuh, suara palu dan gergaji bergema di sekitar rumah Pak Karto. Tak peduli panas terik atau gerimis, mereka bahu-membahu merobohkan dinding usang, mendirikan bata merah baru, mengganti atap rumbia dengan seng kokoh, serta memperbaiki lantai tanah menjadi plesteran semen. “Awalnya saya pasrah, Bu, sekarang rumah jadi lebih kokoh dan nyaman. Rasanya seperti mimpi,” kata Pak Karto dengan suara terbata-bata, matanya berkaca-kaca menahan haru.

  • Dinding anyaman bambu diganti dengan bata merah dan plesteran
  • Atap rumbia yang bocor diganti seng baru
  • Lantai tanah diperbaiki jadi plesteran semen
  • Jendela kayu yang lapuk diganti baru agar sirkulasi udara lebih baik

Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Jembatan Silaturahmi

Program bedah rumah ini adalah bagian dari TNI Manunggal Membangun Desa yang rutin digelar di wilayah Banjarsari. Bagi Serka Agus Purwanto, kegiatan ini bukan sekadar proyek fisik. “Kami bukan hanya membangun rumah, tapi juga kedekatan dengan masyarakat. Gotong royong seperti ini menguatkan jalinan silaturahmi antara TNI dan warga,” jelasnya sambil menyeka peluh di kening. Di sela-sela bekerja, terdengar canda tawa. Para ibu menyediakan air kelapa muda dan kue tradisional. Semua larut dalam kebersamaan yang hangat.

Kini, Pak Karto tak lagi tidur dengan was-was. Rumahnya berdiri kokoh, atap seng melindungi dari hujan, dan lantai yang rata membuatnya aman berjalan. Namun, yang paling berharga adalah rasa peduli dan kebersamaan yang terpatri dalam setiap sudut bangunan. Babinsa, bedah rumah, dan gotong royong telah menjadi benang merah yang menghubungkan prajurit dengan rakyat. Semoga semangat ini terus mengalir di setiap kampung, sehingga tak ada lagi warga yang merasa sendirian di tengah kesulitan. Karena rumah sejati bukan hanya dari tembok dan atap, melainkan dari hati yang saling menguatkan.

gotong royong bedah rumah TNI Manunggal Membangun Desa
Terkait
  • Topik: gotong royong, bedah rumah, TNI Manunggal Membangun Desa
  • Tokoh: Pak Karto, Serka Agus Purwanto
  • Organisasi: Koramil 05/Banjarsari, TNI Manunggal Membangun Desa
  • Tempat: Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Cilacap

Artikel terkait